Senin, 28 November 2011

"Dulu kau lahir dalam keadaan lemah, tiada berdaya. Siapa yang membelaimu tatkala kau lemah? Siapa yang malam-malam bangun untuk memberimu minum? Siapa yang memanjatkan doa ketika kau sakit? Siapa yang mengajari kata ALLAH, supaya kau bisa mengenal siapa yang telah menciptakanmu? Sungguh, andai kau tahu kedalaman hati seorang Ibu, kau tak akan bisa menyelaminya. Karena kau tak pernah mencoba melakukan apa yang diperintahkannya..

Sebelum daun-daun menjadi kering,
sebelum air sungai mulai surut, sebelum mentari tak lagi bersinar..
Berdirilah, patuhilah apa tang diperintah Ibumu..
Karena jembatan kebahagiaan hidupmu ada pada ujung lidah ibumu..
Doa Ibumu akan selalu diamini oleh ribuan malaikat"

Tagged:

0 komentar:

Posting Komentar